Berita
21 Mar 2026
Penulis : Folber Siallagan
.Hari Gletser Sedunia, Apa Pentingnya bagi Bumi?
Setiap tanggal 21 Maret telah ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai Hari Gletser Sedunia atau World Day for Glaciers. Pelestarian gletser ini dimotori Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) dan UNESCO.
Lantas apa pentingnya gletser sampai PBB menetapkan hari khusus untuk memperingatinya? Berikut penjelasan dari Sekretaris Jenderal WMO Celeste Saulo tentang upaya yang harus dilakukan manusia untuk menjaga gletser.
1. Kolaborasi
Gletser tidak mengenal batas. Gletser menopang komunitas, pertanian, ekosistem, dan ekonomi di berbagai wilayah. Untuk melestarikan sumber daya bersama ini setiap negara yang memiliki perbatasan dengan gletser harus bekerja sama.
2. Pemantauan
Memperkuat infrastruktur pemantauan, dan berinvestasi dalam pembangunan kapasitas, berbagi data, dan sains sesuai mandat WMO.
Keputusan yang baik bergantung pada data yang baik, namun hanya 1 persen dari 15.000 stasiun pemantauan permukaan yang terdaftar di seluruh dunia berada di wilayah pegunungan di atas 3000 meter. Ini berarti ada kesenjangan pengetahuan yang signifikan.
3. Sains
Sains harus memandu keputusan kita: dari pengurangan risiko bencana hingga pengelolaan DAS, dari perencanaan air hingga adaptasi iklim. Selama Dekade Ilmu Kriosfer, WMO akan memanfaatkan mandatnya untuk mendukung tema utama yang paling penting: “Memperkuat Pengamatan Kriosfer.”
“Peran WMO dalam mengumpulkan, mengoordinasikan, dan berbagi data kriosfer tetap jelas dan kuat. Alih-alih banyak sistem dan program yang terpisah dan tidak saling berhubungan, mari kita pastikan dekade ini menjadi dekade konsolidasi dan koordinasi,” kata Celeste Saulo.
4. Investasi dan Kemitraan
Kita membutuhkan investasi dan kemitraan yang terarah dan transparan dengan pemerintah, lembaga internasional, dan sektor swasta.
Tahun Pelestarian Gletser.
Tahun 2025 diproklamirkan sebagai Tahun Internasional Pelestarian Gletser (IYGP 2025). Pelestarian gletser ini untuk meningkatkan visibilitas global gletser sebagai isu kebijakan; memperkuat hubungan sains-kebijakan; dan memperluas keterlibatan pemangku kepentingan (termasuk pengetahuan masyarakat adat dan lokal) dengan menyatukan 400 organisasi.
WMO akan berkontribusi pada tantangan utama pertama yaitu “Pengamatan dan Pemantauan,” yang menjadi dasar bagi tantangan lainnya, termasuk prediksi, manajemen risiko, dan adaptasi.
WMO berkontribusi dengan memperkuat Sistem Informasi Kriosfer Global, memajukan standar data dan praktik terbaik yang dapat dioperasikan, mempromosikan berbagi data, dan mendukung pengamatan kriosfer global yang terkoordinasi untuk memastikan warisan data kriosfer global yang berkelanjutan, mudah diakses, dan terintegrasi. (*)
Berita Lainnya