Berita

29 Sep 2022

Penulis : Hasuna Daylailatu

Apa Itu Kontainer Intermodal?

Pengiriman kontainer pada umumnya membutuhkan lebih dari satu transportasi lain untuk bisa sampai ke tempat tujuan, antara lain jaringan transportasi kereta, jalan, dan air. Inilah yang disebut sebagai kontainer intermodal atau kontainer antar moda.

Dalam bidang maritim, sistem operasi transportasi kargo sangat diuntungkan dengan cara ini, lantaran pergerakan kargo menjadi lebih mudah dari satu lokasi ke lokasi lain.

Ada beberapa keuntungan yang didapat dengan menggunakan kontainer antar moda, yang membuat cara ini lebih sering dimanfaatkan banyak perusahaan. Asal tahu saja, hampir 90% dari operasi pengiriman kargo lewat laut dilakukan melalui kontainer antar moda.

Pertama, pengiriman kargo berlangsung relatif lebih cepat. Kedua, pengemasan ulang dan pembongkaran kargo yang tidak perlu bisa dihindari, sehingga biaya operasionalnya menjadi lebih rendah.

Namun, pengoperasian kontainer antar moda membutuhkan karakteristik tersendiri. Pedoman ketat dengan standar operasional yang sangat tinggi akan hal ini telah ditetapkan oleh Organisasi Maritim Internasional (IMO) dan beberapa otoritas kelautan terkemuka lain.

Salah satu hal yang diatur dalam pedoman tersebut adalah ukuran kontainer antar moda yang umum. Ukuran tersebut yaitu lebar 8 kaki x tinggi 8 kaki, dengan panjang 20 kaki atau 40 kaki.

Ada pula kontainer kargo yang dibuat dengan ukuran tertentu, yaitu lebar 9 kaki x tinggi 10 kaki, dengan panjang maksimal 53 kaki.

Sedangkan kapasitas pembawa beban dari kontainer antar moda diukur dalam satuan Twenty-foot Equivalent Units (TEU). Saat ini, di seluruh dunia ada 250 juta TEU yang dikirim melalui armada pengiriman laut secara internasional.

Salah satu hal yang wajib ada dalam pengiriman peti kemas sebagai standarisasi adalah kelengkapan sertifikasi ISO. Jadi, setiap peti kemas antar moda akan memiliki sertifikasi ISO dan rincian kode dari perusahaan pelayaran yang memilikinya.

Barang apa saja yang bisa diangkut dengan kontainer antar moda? Beragam barang dan komoditas bisa menggunakan cara ini, termasuk komoditas yang membutuhkan sistem pendingin. Struktur peti kemasnya sendiri cukup sederhana dan hanya memiliki palka kargo.    

 

Sumber: marineinsight.com

29 Sep 2022

Penulis : Hasuna Daylailatu

Apa Itu Kontainer Intermodal?

Pengiriman kontainer pada umumnya membutuhkan lebih dari satu transportasi lain untuk bisa sampai ke tempat tujuan, antara lain jaringan transportasi kereta, jalan, dan air. Inilah yang disebut sebagai kontainer intermodal atau kontainer antar moda.

Dalam bidang maritim, sistem operasi transportasi kargo sangat diuntungkan dengan cara ini, lantaran pergerakan kargo menjadi lebih mudah dari satu lokasi ke lokasi lain.

Ada beberapa keuntungan yang didapat dengan menggunakan kontainer antar moda, yang membuat cara ini lebih sering dimanfaatkan banyak perusahaan. Asal tahu saja, hampir 90% dari operasi pengiriman kargo lewat laut dilakukan melalui kontainer antar moda.

Pertama, pengiriman kargo berlangsung relatif lebih cepat. Kedua, pengemasan ulang dan pembongkaran kargo yang tidak perlu bisa dihindari, sehingga biaya operasionalnya menjadi lebih rendah.

Namun, pengoperasian kontainer antar moda membutuhkan karakteristik tersendiri. Pedoman ketat dengan standar operasional yang sangat tinggi akan hal ini telah ditetapkan oleh Organisasi Maritim Internasional (IMO) dan beberapa otoritas kelautan terkemuka lain.

Salah satu hal yang diatur dalam pedoman tersebut adalah ukuran kontainer antar moda yang umum. Ukuran tersebut yaitu lebar 8 kaki x tinggi 8 kaki, dengan panjang 20 kaki atau 40 kaki.

Ada pula kontainer kargo yang dibuat dengan ukuran tertentu, yaitu lebar 9 kaki x tinggi 10 kaki, dengan panjang maksimal 53 kaki.

Sedangkan kapasitas pembawa beban dari kontainer antar moda diukur dalam satuan Twenty-foot Equivalent Units (TEU). Saat ini, di seluruh dunia ada 250 juta TEU yang dikirim melalui armada pengiriman laut secara internasional.

Salah satu hal yang wajib ada dalam pengiriman peti kemas sebagai standarisasi adalah kelengkapan sertifikasi ISO. Jadi, setiap peti kemas antar moda akan memiliki sertifikasi ISO dan rincian kode dari perusahaan pelayaran yang memilikinya.

Barang apa saja yang bisa diangkut dengan kontainer antar moda? Beragam barang dan komoditas bisa menggunakan cara ini, termasuk komoditas yang membutuhkan sistem pendingin. Struktur peti kemasnya sendiri cukup sederhana dan hanya memiliki palka kargo.    

 

Sumber: marineinsight.com

28 Sep 2022

Penulis : Hasuna Daylailatu

Mengenal Metode Penahan Kapal

Menahan kapal agar tetap berada di tempat saat berlabuh terdiri dari dua metode yang umum digunakan, yaitu Let Go atau lepaskan, dan Walk Back Under Power atau Berjalan Kembali.

 

Let Go

Dalam metode ini, jangkar dibiarkan tergelincir sendiri atau dilepaskan dengan kabel di bawah beratnya dari pipa hawse. Agar prosesnya berjalan lancar, daya penahan rem kerek, momentum kapal, dan berat pada kabel harus dikendalikan oleh kapal.

Sehingga, bisa dipastikan jangkar akan masuk dan kabel kemudian diletakkan memanjang ke belakang.

Untuk bisa melakukan Let Go, kecepatan kapal diarahkan ke titik nol saat mendekati posisi berlabuh. Pada titik itu pula, jangkar dan kabel dbiarkan habis karena beratnya sendiri. Mesin baru digerakkan sesuai kondisi angin dan arus yang ada, ke belakang atau ke depan, setelah fluke menyentuh bagian bawah atau rantai menyentuh tanah.

Umumnya, metode ini dimanfaatkan oleh beragam ukuran kapal, baik kapal kecil, kapal pesiar, bahkan kapal besar bertonase hingga 1.000.000 GT.

 

Berjalan Kembali

Metode ini pada dasarnya memiliki prinsip yang sama dengan Let Go, hanya saja kabel dikeluarkan menggunakan mesin kerek dengan kecepatan tetap. Umumnya, kecepatan mesin kerek sekitar 30-35 kaki per menit, yaitu sekitar 0,3 knot di atas tanah.

Dengan metode jangkar berjalan mundur, kecepatan kapal di atas tanah dibawa ke nol secara bertahap dan jangkar diturunkan ke air ketika kapal mendekati posisi berlabuh.

Ketika menyentuh dasarnya, kabel dikeluarkan lebih panjang dan mesin dibawa ke belakang untuk meletakkan kabel dengan baik sehingga jangkar bisa menggali di dasar laut. Dengan cara ini, durasi yang dibutuhkan lebih lama dibanding metode pertama, tapi kontrol kapal atas kabel dan mesin kerek jadi lebih baik.

Metode Berjalan Kembali biasanya digunakan untuk menambatkan kapal besar seperti VLCC atau ULCC, biasanya dengan tonase di atas 1.000.000 GT.

Untuk bisa melakukan metode kedua ini, perhitungan terhadap kondisi pasang surut, angin kencang, atau arus pantai harus dilakukan secara akurat oleh nahkoda, untuk mengakomodir pergerakan kapal saat kabel dikeluarkan.

Metode ini juga digunakan untuk mencegah penumpukan atau terjadinya puntiran kabel, sehingga jangkar dipastikan bisa menahan dan tidak menyeret. Nah, agar proses berjalan lancer, kecepatan kapal di atas permukaan tanah harus dikontrol dengan baik supaya tidak terjadi beban berlebih pada masin kerek.

 

Sumber: marineinsight.com

27 Sep 2022

Penulis : Hasuna Daylailatu

Misteri Segitiga Bermuda, Ilmiah Atau Alien?

Sudah diketahui banyak orang bahwa Segitiga Bermuda memiliki banyak cerita misterius yang hingga kini tidak terpecahkan. Di wilayah seluas 440.000 mil laut tersebut, banyak kapal dan pesawat yang dilaporkan hilang secara misterius tanpa diketahui sebabnya.

Selama berabad-abad, Segitiga Bermuda yang merupakan rute pelayaran yang cukup sibuk karena dilewati kapal setiap hari untuk menuju Amerika, Eropa, dan Karibia. Dan selama itu pula peristiwa misterius ini telah berlangsung.  

Wilayah yang dijuluki sebagai Segitiga Setan ini juga menjadi tempat hilangnya ribuan orang selama beberapa dekade terakhir. Maka, lengkap sudah sebutan Segitiga Bermuda sebagai tempat paling misterius di muka bumi.

Istilah Segitiga Bermuda sendiri digunakan pertama kali dalam artikel yang dimuat di majalah Argosy yang ditulis oleh Vincent Gaddis pada 1964.

Kisah misteriusnya dimulai saat Christopher Columbus mengaku melihat nyala api menabrak laut di sana, ketika pelayaran pertamanya ke Dunia Baru. Namun, baru pada abad ke-20 mata publik dunia mulai memerhatikan insiden-insiden misterius yang terjadi di sana.

Tepatnya, setelah hilangnya kapal kargo milik angkatan laut Amerika, USS Cyclops yang mengangkut lebih dari 300 orang.

Banyaknya kecelakaan yang terjadi di Segitiga Bermuda memunculkan beragam spekulasi. Beragam penjelasan juga dikemukakan banyak orang, mulai dari penjelasan ilmiah sampai kepercayaan atas adanya alien yang menghuni wilayah tersebut.

Yang terkenal adalah teori interferensi elektromagnetik yang menyebabkan munculnya masalah pada kompas. Menurut teori ini, tarikan yang sangat kuat dari magnet alami bumi membuat kompas dan peralatan canggih lainnya beralih arah.

Namun, hingga saat ini belum ada satu pun teori yang bisa secara konkret menjelaskan tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi di Segitiga Bermuda.

Itu sebabnya, tak sedikit pula yang tak percaya adanya keanehan di sana karena menganggap kecelakaan yang dilaporkan tergolong fiktif dan tidak akurat. Yang jelas, kecelakaan terus terjadi setiap tahun.

Tahun lalu, insiden yang terjadi adalah pesawat kecil bermesin ganda yang berisi empat orang mendadak hilang dari radar. Saat itu, pesawat tersebut terbang dari Puerto Rico menuju Florida. Yang terjadi kemudian adalah ditemukannya puing-puing pesawat tersebut, tanpa diketahui apa yang sebenarnya terjadi.

Sumber: marineinsight.com  

26 Sep 2022

Penulis : Hasuna Daylailatu

10 Hal Penyulut Api di Kapal Tanker, Ponsel Juga Termasuk

10 Hal Penyulut Api di Kapal Tanker, Ponsel Juga Termasuk

Ada banyak kapal tanker yang berlayar di seluruh penjuru dunia, tapi mayoritas adalah kapal tanker minyak. Memang tidak semua barang kargo yang dibawa kapal tanker merupakan jenis kargo yang berbahaya.

Namun, tetap saja semuanya memiliki risiko, dan ini berkaitan erat dengan pekerjaan yang dilakukan para pelaut kapal tanker. Itu sebabnya, mereka harus tahu dan waspada terhadap risiko tersebut, sehingga bisa meminimalisir kecelakaan atau hal yang tak diinginkan lainnya. Berikut ini adalah hal-hal yang berbahaya yang ada di kapal tanker yang mudah menyulut api.

1.     Merokok

Larangan untuk merokok di area tertentu atau bahkan di seluruh area kapal (tergantung kebijakan masing-masing perusahaan), wajib ditaati. Menyalakan rokok, korek api, dan pemantik api di dek merupakan kesalahan sangat fatal yang bisa menyebabkan kebakaran, seperti yang terjadi pada beberapa insiden di masa lalu.

2.     Kargo

Beberapa jenis gas yang dapat membentuk campuran mudah terbakar, dilepaskan oleh kargo yang diangkut kapal tanker, yang memang memiliki sifat mudah terbakar.

3.     Obor

Meski pada umumnya pelaut membawa obor sendiri ketika bergabung dengan kapal baru, hal ini tidak berlaku bahkan menjadi larangan di kapal tanker. Sebagai gantinya, hanya senter yang boleh digunakan setiap saat.

4.     Ponsel

Kamera, ponsel, dan gadget sejenis yang dibawa ke dek terbuka adalah pemicu percikan api dan gas yang mudah terbakar.

5.     Muatan listrik statis di dalam tangki

Meski tidak terlalu berbahaya karena umumnya listrik dibumikan ke lambung kapal, benda logam yang dibawa ke dalam tangki bisa menimbulkan percikan api. Ini bisa terjadi bila muatan tetap ada di dalam tangki.

6.     Uap

Tetesan air berkecepatan tinggi dari semburan uap bisa mengandung muatan ketika melewati nosel dan bisa menghasilkan kabut bermuatan. Itu sebabnya, uap tidak boleh disuntikkan ke dalam kompartemen atau sistem perpipaan yang berisi campuran mudah terbakar.

7.     Alat listrik

Kapal tanker minyak benar-benar menerapkan disiplin tinggi dalam penggunaan alat demi keselamatan. Salah satunya, hanya boleh menggunakan peralatan listrik yang aman secara intrinsik.

8.     Perkakas tangan

Ternyata, bila jatuh atau bersentuhan dengan perkakas lain, permukaan dek, atau permukaan logam lain, perkakas logam sangat mudah menimbulkan percikan. Itu sebabnya, penggunaannya hanya diperbolehkan di area aman. Tentu saja setelah mendapat izin dari petugas kapal.

9.     Petir

Petir juga mudah menimbulkan percikan api. Itu sebabnya, operasi kargo tidak boleh dilanjutkan bila ada badai listrik di sekitar kapal.

10.  Angin

Kecepatan angin yang sangat rendah atau bahkan nihil akan membuat uap yang dilepaskan atau dibersihkan hanya bertahan di dek, bukannya menyebar. Hal ini sangat mudah menimbulkan kebakaran.

 

Sumber:  marineinsight.com

25 Sep 2022

Penulis : Hasuna Daylailatu

Lancang Kuning, Kapal Perang Berkepala Naga dari Melayu

Dalam bahasa Melayu, berdasarkan catatan sejarah, lancang berarti perahu layar besar yang ada di masa lampau. Jika diibaratkan, kapal layar ini seperti kapal induk pada masa sekarang.

Pada masa kesultanan Melayu Riau, lancang dinahkodai oleh sultan, yang menjadi pemimpin di perahu induk tersebut saat akan berperang melawan penjajah.

Lancang berwarna kuning merupakan perahu yang digunakan Sultan Melayu di Riau. Itu sebabnya, kapal lancang kuning menjadi semacam simbol bagi daerah Riau sampai saat ini.

Sehingga, provinsi ini disebut juga sebagai Bumi Lancang Kuning, walaupun tidak hanya Riau yang menggunakan perahu lancang, melainkan juga daerah-daerah yang menguasai wilayah perairan, seperti Palembang, Lingga, Langkat, dan beberapa kerajaan Melayu lain.

Maka, tak heran lancang menjadi alat transportasi utama bagi para sultan, dan digunakan untuk berpindah-pindah tempat. Ditambah lagi, perahu ini dilengkapi dengan fasilitas dan peralatan lengkap untuk berperang, antara lain meriam.

Dalam berlayar, biasanya lancang didampingi oleh pencalang, yitu kapal dagang tradisional buatan masyarakat. Pencalang dahulu disebut juga dengan nama Pantchiallang atau Pantjalang. Perahu ini dibuat oleh orang-orang Melayu dari daerah Riau dan Semenanjung Melayu saat itu.

Berbeda dengan lancang yang dinahkodai oleh sultan, pencalang dipimpin oleh laksamana. Ia akan mengawal lancang sekaligus membawa barang dagangan untuk dijual.

Perahu lancang kuning sendiri memiliki ciri khas, yaitu adanya naga di bagian kepala perahu. Naga ini menggambarkan kekuasaan dari penguasa laut.

Berkaitan dengan perahu lancang ini, masyarakat Riau sejak dulu memiliki pantun sendiri yang berbunyi sebagai berikut: Lancang kuning berlayar malam. Haluan menuju ke lautan dalam. Kalau nahkoda kuranglah paham. Amatlah kapal akan tengelam.

Pantun yang sangat popular di kalangan masyarakat Riau ini memiliki filosofi yang cukup dalam. Yaitu mengisahkan bahwa pemimpin atau nahkoda saat mengarungi lautan agar berhati-hati sehingga tidak karam.

Artinya, bila pemimpin tidak paham cara mengelola wilayahnya, maka wilayahnya akan kacau. Maka, pantun ini sekaligus dijadikan sebagai nasihat sekaligus sindiran untuk pemimpin negeri.

 

Sumber: detik.com

24 Sep 2022

Penulis : Hasuna Daylailatu

Polsek Air Sugihan Modifikasi Speed Boat Patroli Sekaligus Jadi Ambulans Apung

Sosok polisi sebagai abdi negara dan masyarakat bisa dilihat dari Kapolsek Air Sugihan Ipda Rio Trisno dan Kepala Unit Reskrim Polsek Air Sugihan Aipda M. Husni Thamrin di Kab. Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, beserta para anggotanya.

Kesungguhan mereka melayani masyarakat khususnya di pesisir timur Sumatera Selatan tersebut membuahkan penghargaan dari Bupati dan Kapolres OKI, setelah memodifikasi speed boat milik Polsek Air Sugihan.

Biasanya, speed boat tersebut hanya digunakan untuk patroli keamanan, tapi kemudian dimodifikasi menjadi speed boat yang juga bisa membantu layanan kesehatan layaknya ambulans terapung.

Hal ini dilakukan bukan tanpa alasan. Suatu waktu, menurut Rio, ia mendapati seorang warga yang sakit yang kesulitan dibawa ke rumah sakit di Palembang untuk dirujuk ke sana. Pasalnya, tidak ada kendaraan.  

Yang lebih mengenaskan, saat itu speed boat milik Puskesmas Air Sugihan saat itu baru saja dicuri orang.

Sulit dan mahalnya transportasi speed boat memang menjadi salah satu kendala bagi masyarakat yang tinggal di perairan. Padahal, di sisi lain, jalanan darat belum memadai. “Sehingga, hal ini menyulitkan warga jika akan dirujuk ke rumah sakit di Palembang,” terang Rio.

Berangkat dari peristiwa tersebut, jajaran Polsek Air Sugihan bersama pihak pemerintah daerah dalam hal ini kecamatan, kepala desa, juga puskesmas, kepala desa, serta tokoh masyarakat, sepakat mencari solusi demi meringankan beban warga.

“Kami terpikir bagaimana membantu masyarakat sekitar dengan transportasi air semacam ambulans terapung. Jadi, jika ada keadaan darurat, masyakat bisa terbantu berobat ke rumah sakit,” papar Rio.

Maka, muncul kesepakatan Rio beserta para anggota Polsek Air Sugihan untuk menyisihkan sebagian gajinya. Ditambah dengan bantuan dari beberapa pihak, Rio berinisiatif menggunakan uang tersebut untuk memodifikasi speed boat milik polsek.

Meski menelan biaya yang tidak sedikit, akhirnya speed boat modifikasi tersebut jadi juga berkat keikhlasan para anggota polsek yang bersedia menyisihkan gajinya. Speed boat hasil modifikasi ini memiliki tempat tidur dan sarana medis standar, sehingga bisa digunakan sebagai ambulans terapung.

Inovasi inilah yang diapresiasi Bupati dan Kapolres OKI, tepat saat HUT Bhayangkara ke-76 lalu. “Sebuah pengabdian dari seorang Bhayangkara Negara yang melibihi tupoksinya. Atas nama pemerintah dan masyarakat kami berterimakasih,” terang Bupati OKI Iskandar.

Sedangkan Kapolres OKI AKBP Diliyanto merasa bangga atas pengabdian anak buahnya tersebut. “Polisi hadir memberi solusi dan melayani masyarakat. Jajaran Polres OKI merasa bangga, semoga agar dapat ditiru oleh anggota lain dan ditingkatkan pelayanannya,” jelas Diliyanto.

Rio dan Husni sendiri merasa senang lantaran salah satu tugas yang melebihi tugas pokok mereka berhasil ditunaikan. Mereka berharap penghargaan ini bisa menjadi motivasi untuk meningkatkan pengabdian.

23 Sep 2022

Penulis : Hasuna Daylailatu

Kelebihan dan Kekurangan Tug Boat Tarik Konvensional

Kapal tunda dari jenis tarik konvensional yang pembuatannya didasarkan pada pengembangan kapal tunda tertua. Meski kemampuannya rendah untuk bermanuver, tapi masih dipakai di banyak pelabuhan di dunia.

Dengan kemudi klasiknya, kapal tunda yang satu ini kini dilengkapi dengan mesin diesel dengan satu atau beberapa baling-baling. 

Kapal tunda baling-baling tunggal dibagi menjadi dua kelas, yaitu kapal tunda konvensional tangan kanan, yang lebih umum dan lebih banyak digunakan dibanding kelas satunya lagi, yaitu kapal tunda konvensional tangan kiri.

Tug boat tarik konvensional yang sangat dapat diandalkan ini memiliki beberapa komponen penting. Pengait penarik terdapat di bagian tengah kapal, dan buritannya terdiri dari kompleks pembangkit listrik.

Kapal tunda tarik konvensional ditetapkan menurut jumlah baling-baling yang dimilikinya. Tarik sekrup tunggal berarti ada satu baling-baling tunda konvensional. Sedangkan tarik ulir kembar berarti tarikan konvensional dari dua baling-baling. Lalu, untuk tarik ulir tiga berarti terdapat tiga baling-baling dalam kapal tunda ini.

Pertanyaannya, apa keuntungan menggunakan kapal tunda konvensional? Kapal jenis ini punya beberapa keunggulan. Konstruksinya yang sederhana tidak membutuhkan banyak perawatan. Sehingga, tidak memakan banyak biaya bila dibandingkan dua jenis tug boat lainnya.

Kapal tunda ini yang tidak membutuhkan sistem pendukung ini mampu bekerja secara efisien. Selain itu, ketika dipasangkan dengan kapal ukuran sedang, biaya operasionalnya cukup ekonomis dalam bekerja.

Di sisi lain, kapal ini juga memiliki kekurangan, antara lain standar kinerjanya menurun karena prinsip rancangan yang dimiliki sudah berusia tua. Oleh karena hal ini pula, penggunaan kapal tunda ini hanya terbatas untuk kapal berukuran kecil dan sedang.

Di samping itu, tanpa gigi reduksi yang memfasilitasi aliran balik, kapal ini tidak dapat bekerja dengan arah sebaliknya. Sebab, kapal ini memang dibuat hanya satu arah.

Sayangnya, kapal ini berpeluang besar untuk terbalik sehingga mengakibatkan kecelakaan fatal. Untuk menghindarinya, diperlukan kait pelepas.

Kavitasi juga besar kemungkinan terjadi pada kapal yang memiliki nilai daya buritan rendah ini. Kekurangan lainnya adalah stabilitas dan kekuatannya lebih rendah dibanding  dua kapal lainnya. Tak hanya itu, kemampuan bermanuvernya juga terbatas lantaran reposisi kappa ini cukup lambat.

22 Sep 2022

Penulis : Hasuna Daylailatu

Kawasaki Ultra 310LX, Jet Ski Paling Powerful

Jet Ski sebetulnya merupakan nama merk salah satu personal water craft (PWC) yang diproduksi perusahaan asal Jepang, Kawasaki. Namun, populernya brand tersebut membuat orang jadi terbiasa menyebut PWC dari merk lain juga sebagai jet ski.

Salah satu jet ski Kawasaki yang terbaru adalah Kawasaki Ultra 310LX, yang disebut-sebut sebagai jet ski paling powerful, bahkan dibanding merk lain.

Maka, tak heran bila Kawasaki Ultra 310 LX ini menjadi andalan Kawasaki saat ini. Sebab, jet ski ini tak hanya menawarkan tampilan luar yang menawan, melainkan juga sangat kuat dan kokoh.                                                                                                               

Jet ski yang satu ini juga diberi gelar sebagai jet ski paling cepat, dengan kekuatan 310 HP. Dengan panjang sekitar 141 inci, lebar 47 inci, dan tinggi nyaris 49 inci, Kawasaki Ultra 310LX mampu menebar pesona dengan bentuknya yang modern sekaligus mewah.

Warnanya yang unik juga membuat siapa pun menyukainya. Bodinya yang besar mampu memuat 3 orang penumpang, dengan tempat duduk yang mewah dan bisa diatur posisinya. Tanki bahan bakarnya pun cukup untuk menampung 21 galon.

Salah satu keuntungan dari Kawasaki Ultra 310LX adalah supercharger Eaton Twin Vortices Series (TVS) tipe root. Dengan demikian, jet ski ini memiliki tenaga dan kemampuan akselerasi yang luar biasa.

Meski dipacu dalam kecepatan tinggi, jet ski ini tetap nyaman dikendarai lantaran stabil di air yang deras. Mesinnya yang bertenaga besar mampu mendorong lambung untuk melewati ombak.

Dari sisi interior, Kawasaki Ultra 310 LX juga tak ketinggalan menyediakan stereo buit in dan dilengkapi pula dengan GPS. Tak heran, jet ski ini menjadi kombinasi yang sempurna antara performa dan kemewahan.

Bila dana mencukupi, yaitu USD 19.000 atau sekitar Rp 285 juta, jet ski ini bisa dibawa pulang. Kawasaki sendiri menyarankan agar pengendaranya tetap mematuhi peraturan, antara lain tetap menghormati pengguna lain di perairan tersebut. Bila diperlukan, Kawasaki menyarankan untuk mengambil kursus singkat dalam hal keamanan mengendarai jet ski. Penggunaan kacamata, sarung tangan, sepatu, dan pelampung.

 

Sumber: kawasaki.com

21 Sep 2022

Penulis : Hasuna Daylailatu

Berapa Sih, Gaji Manajer Hotel di Kapal Pesiar?

Dunia hospitality sedang naik daun, dan bersamaan dengan hal ini, ikut naik pula permintaan akan posisi direktur hotel di kapal pesiar.

Seorang direktur hotel di kapal pesiar bertanggung jawab atas semua aspek hotel di kapal tersebut. Mulai dari mengatur dan mengawasi staf, anggaran, merencanakan dan menjalankan operasional, sampai menghadapi permintaan dan komplain tamu.

Di samping itu, direktur hotel juga bertanggung jawab untuk mengelola operasional makanan dan minuman di atas kapal, serta memastikan bahwa semua area memenuhi standar kesehatan dan keselamatan.

Juga, berkoordinasi dengan departemen lain untuk kelancaran operasional dan mengawasi stok. Pendek kata, seluruh kegiatan operasional hotel menjadi tanggung jawabnya.

Mengingat besarnya beban yang diemban, tak heran seorang direktur hotel di kapal pesiar biasanya memiliki latar belakang perhotelan atau manajemen hotel. Minimal, lima tahun pengalaman di industri perhotelan.  

Bahkan, ada pula yang memang memiliki pengalaman bekerja di kapal pesiar. Ketrampilan berkomunikasi dan kepemimpinan yang kuat, terorganisir, serta efisien juga merupakan keharusan bagi mereka yang ingin mengisi posisi ini.

Kemampuan berpikir sendiri, menyelesaikan masalah dengan tenang dan cepat juga menjadi syarat yang tak bisa ditawar.

Yang menarik, usia 21 tahun pun boleh melamar posisi ini, selama yang bersangkutan memenuhi persyaratan yang lain. Namun, perlu diingat bahwa posisi direktur hotel di kapal pesiar juga banyak yang mengincar. Persaingannya cukup tinggi.

Sebab, gaji yang ditawarkan juga sangat menggiurkan. Gaji direktur atau manajer hotel kapal pesiar bervariasi, tergantung pada jalur pelayaran dan posisi spesifik yang dipegang.

Namun, secara garis besar, gaji yang diterima sebetulnya berkisar antara USD 60.000-USD 80.000 per tahun, atau Rp 900 juta – RP 1,2 miliar. Belum lagi, adanya tunjangan, asuransi kesehatan, hari libur berbayar, dan lain sebagainya.

Untuk mengetahui lowongan posisi direktur atau manajer hotel kapal pesiar, bisa dilakukan dengan beberapa cara. Pertama, mencarinya di situs web jasa penyedia lowongan pekerjaan. Kedua, melalui jaringan, yaitu dari orang yang bekerja di kapal pesiar.

Ketiga, dengan menghubungi langsung departemen sumber daya manusia di perusahaan kapal pesiar untuk menanyakan tentang posisi terbuka.  

 

Sumber: cruiseups.com

20 Sep 2022

Penulis : Hasuna Daylailatu

Mengenal Ship Fin Stabilizer dan Pengoperasiannya

Ship fin stabilizer merupakan penstabil kapal berbentuk sirip yang terdapat di bagian bawah lambung kapal. Banyak pelaut yang baru melihat benda yang satu ini setelah kapal dibawa ke dok kering untuk inspeksi dan survei lambung.

Padahal, pengetahuan tentang komponen dan fungsi sirip penstabil ini sangat penting bagi ahli mesin dan petugas di kapal.

Fungsi sirip ini sendiri adalah untuk memberikan ketahanan terhadap gelindingan kapal yang berlebihan di kedua arah. Sirip kapal memiliki beberapa komponen, yaitu sebagai berikut.

1.     Dua sirip membentuk bagian dari struktur lambung kapal, satu port dan satu kanan. Sirip ini terhubung ke ruang penstabil di sisi kiri dan kanan kapal, dari mana mereka dioperasikan.

Satu stabilizer terdiri dari kotak sirip, yang menampung sirip dan mesin penggeraknya. Setiap unit mesin memiliki sarana yang memungkinkan sirip dipasang masuk atau keluar, dikunci, dan dimiringkan hingga sekitar 25 derajat.

2.     Dua unit daya hidrolik yang terletak di ruang stabilizer, memberi daya pada gerakan memiringkan dan memasang sirip.

3.     Bridge Control Panel (BCP) menyediakan kontrol dan indikator untuk operasi jarak jauh dari jembatan. Panelnya sendiri dipasang di BMCC.

4.     Dua unit kontrol lokal (LCU) terletak di setiap ruang stabilisator. Panel ini memberikan indikasi lokal dan kontrol sirip.

5.     Main Control Unit (MCU). Panel ini mampu mengontrol sirip dari ECR dengan fitur yang sama seperti bridge control unit. Tampilan LCU untuk kanan dan port ada di MCU.

6.     Roll Motion Sensor Unit (RMSU), yang mengukur percepatan roll kapal dan memberikan sinyal kontrol untuk algoritma kontrol roll dan interface ke MCU. RMSU sendiri terdiri dari sensor solid state dan elektronik pengondisi sinyal. Sementara, sensornya terletak di MCU.

7.     Pemancar Umpan Balik Sudut Sirip, yang memberikan sinyal posisi sudut sirip untuk pengontrol servo. Indikator sudut sirip dan pemancar sudut sirip menunjukkan sudut kemiringan sirip. Indikator sudut sirip ini dipasangkan secara mekanis ke batang piston silinder kemiringan.

8.     Stroke Control Unit (SCU), yang dipasang pada pompa pengiriman variable. Ini memberikan dorongan dan umpan balik dari posisi poros kontrol pompa.

 

Sumber: marineinsight.com

19 Sep 2022

Penulis : Hasuna Daylailatu

Tarif Pengiriman Angkutan Laut Mulai Turun?

Menurut Freightos Baltic Index, biaya pengiriman peti kemas 40 feet dari China ke Pantai Barat AS turun sebanyak 60% dari Januari, yaitu sekitar USD 5.400 per kotak.

Sedangkan biaya pengiriman kontainer dari Asia ke Eropa adalah USD 9.000, lebih murah 42 persen dibanding awal tahun. Meski demikian, kedua tarif ini masih di atas tingkat prapandemi, yang puncaknya September tahun silam, yaitu lebih dari USD 20.000.

Sebetulnya, saat ini merupakan puncaknya masa pengiriman. Biasanya, saat seperti inilah tarif naik. Saat ini pun, tarif pengiriman lewat laut naik. Hellenic Shipping News bahkan melaporkan bahwa tarif pengiriman laut naik pada Agustus lalu.

Menurut data, tarif angkutan laut naik sebesar 4,1% dari bulan ke bulan, sehingga secara total 121,2% lebih tinggi dari waktu yang sama tahun lalu. Angka ini masih sangat jauh dari masa prapendemi.

Tingginya kenaikan tarif inilah yang membuat banyak pengirim melirik ke pengiriman lewat udara.

Lockdown akibat Covid mau tak mau sangat memengaruhi penurunan tajam dalam permintaan pengiriman.

Selain itu, beragam kendala yang terjadi seperti kontrol kapasitas, kemacetan pelabuhan kronis, maldistribusi kontainer dan peralatan pengiriman akibat ratusan pelayaran dibatalkan, juga adanya beberapa insiden yang mengganggu, pada akhirnya menyebabkan kenaikan tarif angkutan.

Saat ini, memang angkutan tarif masih sangat tinggi, tapi terlihat adanya penurunan yang signifikan. Para pakar menyebut, tarif angkutan laut yang meroket ini kini berakhir masanya.

Menurut CEO Vespucci Maritime Lars Jansen, kekurangan kapasitas yang mendukung melonjaknya tarif angkutan laut selama dua tahun terakhir kini telah berakhir, dan tarif akan terus turun.

Tarif Pantai Barat turun menjadi USD 6.127 untuk setiap satu kontainer ukuran 40 feet pada awal September tahun ini, dan sekarang tarifnya turun 46% lebih rendah dibanding tahun lalu.

Untuk tahun ini dan tahun depan, tarif pengiriman diatur menjadi lebih mudah. Namun, serangkaian kapal baru akan banyak memenuhi perairan laut selama dua tahun ke depan, dengan jumlah pertumbuhan armadanya diperkirakan lebih dari 9%.

Diperkirakan pula, pertumbuhan volume peti kemas akan sedikit negatif pada tahun depan, dan pada 2024 naik sekitar 2%.

 

Sumber: universalcargo.com