Berita
1 Nov 2025
Penulis : Folber Siallagan
Berteknologi Hydrofoil, ITS Siap Kembangkan 'Whoosh Laut'
Bekerjasama dengan Saint Petersburg State Maritime Technical University (SMTU), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) saat ini sedang mengembangkan kapal cepat laut alias "whoosh laut" berbasis teknologi hydrofoil. Transportasi masal laut ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas angkutan laut di Indonesia.
Diketahui, kapal cepat hydrofoil meupakan kapal berkecepatan tinggi yang pertama kali dikembangkan oleh Rusia.
"Kapal ini dapat mengurangi waktu perjalanan secara signifikan dengan kecepatan dua kali lipat dari transportasi laut biasa," kata peneliti kapal hydrofoil dari ITS, Tri Achmadi.
Jika kereta cepat di darat ada Whoosh, kata Tri Achmadi, kapal cepat di laut ada hydrofoil.
Kecepatan tinggi tersebut bisa dicapai karena kapal hydrofoil didesain memiliki "sirip" di bawah lambung. Sirip itu akan bisa menghasilkan gaya angkat saat kapal mencapai kecepatan tertentu. Ketika lambung kapal terangkat dari air, maka hambatan akan berkurang signifikan, membuat laju kapal bisa menjadi lebih cepat.
Kerja sama SMTU dari Rusia ini dengan ITS mencakup perancangan desain, proses produksi, dan pengoperasian.
Dosen Teknik Transportasi Laut ITS tersebut meyakini bahwa industri perkapalan Indonesia telah siap untuk menerima teknologi ini. Sebab galangan kapal di Indonesia saat ini sudah mampu membuat kapal dengan material aluminium.
"Maka Indonesia sudah siap mengembangkan kapal hydrofoil," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya