Situs Jual Beli Kapal Pertama Di Indonesia :: IndonesianShip.com | Search for Bulk Carrier Ship | Cargo Offer | Container ship | Crews Market | Engine and Spareparts | General Cargo ship | Jet Ski | Kanoe and Kayak | Navigation systems | Speed Boat | Tanker | Tug Boat and Barge | Wanted | Wood Ship | Yacht and Fishing Boat
ZONA ANGGOTA
 
Login Zona Anggota !
Daftar Zona Anggota !
 
KATEGORI IKLAN
 
Bulk Carrier Ship
Cargo Offer
Container ship
Crews Market
Engine & Spareparts
General Cargo ship
Jet Ski
Kanoe & Kayak
Navigation systems
Speed Boat
Tanker
Tug Boat & Barge
Wanted
Wood Ship
Yacht & Fishing Boat
 
     
INFORMASI STATISTIK
 
Pengunjung situs ini :
 
BUKU TAMU
   
 


Setting Terbaik
I.E v6.x dan Firefox v1.5
1024 x 800

 
   
   
  BERITA TERBARU
 

Anomali Cuaca, Hujan sampai November

  Anomali cuaca berupa curah hujan di atas normal pada musim kemarau ini akan berlangsung hingga November. Hal ini merupakan dampak memanasnya suhu muka laut di wilayah Indonesia dan adanya fenomena La Nina di Samudra Pasifik.

Selain itu, munculnya angin timur hingga Oktober juga menyebabkan naiknya gelombang laut di selatan Jawa dan Laut Arafuru.

Menurut penjelasan Endro Santoso, Kepala Bidang Informasi Klimatologi dan Kualitas Udara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Selasa (6/7/2010), La Nina yang ditunjukkan oleh mendinginnya suhu muka laut di Pasifik Tengah saat ini meningkat dari kondisi lemah pada bulan lalu menjadi ke tingkat moderat atau sedang.

Hal ini berdampak pada naiknya aliran massa udara dari kawasan Pasifik ke wilayah Indonesia hingga mengakibatkan banyak hujan.

Sementara itu, menurut laporan prakirawan cuaca BMKG, dalam seminggu ke depan, beberapa wilayah yang mengalami gelombang laut setinggi hingga 3 meter adalah Laut Arafuru, selatan Pulau Jawa, dan barat Sumatera.

Saat gelombang laut setinggi itu, kapal-kapal nelayan yang relatif kecil dilarang untuk melaut. Ketinggian laut bulan Juli ini lebih rendah dari dua bulan sebelumnya, yang dapat mencapai 5 meter.

Sementara itu menurut pakar agroklimat dari Institut Pertanian Bogor, Rizaldi Boer, curah hujan yang di atas normal pada musim kemarau ini secara umum berdampak positif bagi wilayah yang dipengaruhi tipe cuaca monsun.

Sementara itu, wilayah dengan pola monsun hanya mengalami puncak hujan sekali setahun dan mengalami periode musim kemarau pada April hingga September dan musim hujan pada Oktober sampai Maret.

   
  Source : kompas.com
   
 

 

Untitled Document
     
 
 
   
   
   
© 2006 indonesianship.com All Rights Reserved.
All user submissions remain the property of their respective authors. css valid | XHTML 1.0 vali
d